PAKET TINDAKAN

PAPSMEAR

HARGA Rp. 290.000,-

  • Tarif sudah termasuk Jasa Konsultasi Dokter Spesialis Kebidanan & Kandungan/Obsgyn
  • Tarif sudah termasuk Biaya Admin Rawat Jalan
  • Lakukan pemeriksaan secara rutin
  • Segera hubungi WA Contact Center kami untuk proses appointment pemeriksaan ini
Bagikan :

Pemeriksaan Pap smear sejatinya perlu dilakukan sejak usia 21 tahun, atau ketika seorang wanita sudah menikah dan aktif berhubungan intim. Frekuensi tes ini berbeda-beda seiring bertambahnya usia kaum hawa.

Berikut penjelasannya:

  1. Wanita usia 21-29 tahun
    Kelompok wanita pada usia ini disarankan untuk melakukan Pap smear secara rutin, setiap tiga tahun sekali. Namun mereka tidak perlu menyertakan tes Human Papilloma Virus (HPV).
  2. Wanita di atas 30 tahun
    Bagi Anda yang berusia di atas 30 tahun, Anda sebaiknya menjalani Pap smear setiap 3 tahun sekali, atau bisa setiap lima tahun sekali namun harus disertai tes HPV. Tes HPV perlu dilakukan karena merupakan penyebab kanker serviks.
  3. Wanita berusia 65 tahun
    Bagi wanita yang telah mencapai berusia 65 tahun, Anda boleh berhenti melakukan tes Pap, asal Pap smear yang Anda jalani sebanyak tiga kali berturut-turut selama 10 tahun terakhir, memberikan hasil negatif.Pada kasus-kasus tertentu, dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan tes Pap smear dengan frekuensi yang lebih sering. Misalnya bila Anda memiliki kondisi-kondisi berikut:
  • Hasil tes Pap Anda menunjukkan adanya sel-sel prakanker.
  • Sistem imun yang lemah, misalnya karena mengidap HIV, menjalani transplantasi organ dan kemoterapi, atau menggunakan kortikosteroid jangka panjang.
    Mengalami paparan diethylstilbestrol (DES) sebelum lahir.
  • Memiliki anggota keluarga yang terkena kanker serviks.

PERSIAPAN sebelum melakukan tes Pap smear

  • Ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum menjalani Pap smear. Persiapan yang kurang memadai bisa saja memengaruhi hasil tes. Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan Pap smear meliputi:
    Pastikan Anda tidak sedang menstruasi. Pasalnya, Pap smear saat menstruasi bisa membuat hasil pemeriksaan menjadi tidak akurat.
  • Jangan melakukan hubungan seksual selama 2-3 hari sebelum pemeriksaan.
  • Tidak menggunakan tampon selama 2-3 hari sebelum tes.
  • Jangan membersihkan vagina dengan douche selama 2-3 hari sebelum pemeriksaan.
  • Tidak menggunakan pelumas (cairan lubrikasi) selama dua hari sebelum tes.
  • Hindari obat-obatan, spermisida, krim, atau gel yang dimasukkan ke dalam vagina selama 2-3 hari sebelum tes. Hal-hal ini dapat menghilangkan sel-sel abnormal yang mungkin terdapat di serviks.

Bila Anda sedang hamil dan membutuhkan tes Pap, lakukanlah hingga usia kehamilan memasuki 24 minggu. Bila usia kehamilan sudah melewati 24 minggu, Pap smear bisa memicu rasa sakit yang parah.Jika Anda berencana menjalani Pap smear pascapersalinan, tunggulah hingga 12 minggu setelah melahirkan. Dengan ini, hasilnya dapat lebih akurat.

RIS HOSPITAL

PAKET KESEHATAN